Cara Setting Jam Pada Sunding CycleComp

Bagaimana cara mengatur / setting jam pada Sunding CycleComp

Pada dasarnya sama dengan mengatur jam tangan digital biasa

Tekan lama tombol kiri saat layar menampilkan jam

 photo P_20160915_174244_HDR_zpscw1clb8t.jpg

Terlihat CycleComp menunjukkan jam 17:42

Pertama yang akan diatur adalah format jam, apakah CycleComp anda akan menggunakan format 12 jam atau 24 jam, untuk mengganti sesuai pilih tekan tombol kanan, kemudian tombol kiri jika telah sesuai dengan yang anda inginkan.

 photo P_20160915_174320_HDR_zps0zor2avd.jpg

Tampilan layar saat pengaturan format 12 jam

 photo P_20160915_174332_HDR_zpsbxmpdh44.jpg

Tampilan layar saat pengaturan format 24 jam

Selanjutnya pengaturan jam, tekan tombol kanan sampai angka yang muncul pada layar sesuai dengan jam saat ini (pada contoh ini jam akan diatur menjadi 06:05). Tekan tombok kiri jika sudah ok.

 photo P_20160915_174432_HDR_zps35g87wgs.jpg

Contoh : pengaturan jam menjadi jam 6 pagi

Selanjutnya pengaturan menit, tekan tombol kanan sampai angka yang muncul pada layar sesuai dengan menit saat ini (06:05). Tekan tombok kiri jika sudah ok.

 photo P_20160915_174506_HDR_zps4b040fzg.jpg

Jam pada CycleComp sudah menunjukkan jam sesuai dengan 06:05

Demikian cara pengaturan / setting jam pada SundingCycleComp

Halaman Ber-PASSWORD pada WordPress

Sama halnya dengan membuat page (halaman) wordpress baru, Pada sidebar pengelolaan wordpress anda, klik tombol “tambahkan” yg berada dikanan Halaman.
 photo hal 1_zpstrdoqkjz.jpg

Selanjutnya setelah judul halaman beserta isi dibuat, lakukan pengaturan visibilitas halaman ini dengan klik kanan di kananatas (gambar mata)

 photo hal 2_zpsxbq8dxpa.jpg

Pilih visibilitas halaman dengan “dilindungi Kata Sandi” kemudian isikan password halaman ini. Maka halaman siap “terbitkan” dengan proteksi pasword. Halaman hanya bisa diakses oleh pihak-pihak yang memiliki passwor tersebut.

 photo hal 3_zpscpvjodrz.jpg

Posisi Shifter, RD dan FD saat Sepeda tidak Digunakan

Dulu setiap loading sepeda waktu akan gowes luar kota selalu dibilangin untuk posisikan rantai di gear terkecil.Gambar

Ternyata logikanya Saat memarkir sepeda, untuk waktu yang lama ataupun hanya sebentar, saya mempunyai kebiasaan tersendiri. Posisi front derailleur (FD) maupun rear derailleur (RD) selalu berada di posisi tanpa tarikan kabel shifter. Maksudnya FD berada diposisi gigi 1 atau chainring terkecil dari crank set. RD berada di posisi gigi terberat (diposisi sprocket dengan jumlah gigi paling sedikit) untuk RD tipe biasa (top normal). Sedangkan untuk RD dengan tipe rapid rise (low normal) saya posisikan pada gigi 1 atau posisi sprocket dengan jumlah gigi terbanyak.

Alasannya sih sederhana, demi menjaga kekerasan/kelenturan per pada FD & RD.

Saat FD berada di gigi 2 misalnya, FD bergerak ke gigi 2 karena ada tarikan kabel shifter. Untuk kembali ke posisi gigi 1, FD digerakkan oleh per setelah tarikan kabel shifter tidak ada/ berkurang. Nah bila per ditarik terus-menerus tentu lama-kelamaan akan berkurang kelenturannya atau bahkan yang lebih ekstrim per tersebut sampai pada titik jenuh dan akhirnya patah. Silahkan buktikan pada per ballpoint, walaupun pastinya bahan yang digunakan untuk membuat per FD & RD sangat jauh berbeda.

Itulah dasar pemikiran mengapa saat memarkir sepeda saya selalu menghilangkan tarikan kabel pada FD & RD (kecuali lagi lupa). Hal kecil yang sederhana, tapi membantu menjaga fungsi FD & RD.

Stang Fatbar di Old Vixion

Akhirnya OVI saya make stang fatbar juga  :)

dah lama pengen ganti stang OVI ke stang fatbat, malah terealisasi setelah insiden nyengol “ninin” merah yang muter-muter gak jelas di pasar pagi jl. S. Parman – Kota Padang. Tepatnya pas saya pikir ninin tersebut searah dengan saya ke ulak karang, jadi saya berniat mendahului, tiba-tiba tanpa sein ninin tersebut belok kanan menuju jl. Khatib Sulaiman, ban depan IVO nyenggol ban belakang itu nini dan terbawa kekanan, nininnya kabur, saya n motor jatuh ke kiri. Alhasil stang bengkok, bodi kiri belakang gores karena ngesot di aspal, tuas kopling cuil ujungnya, visor gores dikit plus braketnya bengkok.

Alhamdulillah sedikit luka di telapak tangan dan pegel-pegel aja di bahu kiri. Itulah, sudah hati-hatipun kita, masih bisa celaka, apalagi ugal.

Besoknya istirahat ngantor sehari. Lusanya nebus stang fatbat Amazone seharga Rp. 250.000,- (terpasang) di toko aksesories motor kawasan Siteba. Mekanik sempat kewalahan pas masang kanan, starter g mau idup soalnya.

Setelah beberapa menit akhirnya rampung, tapi masih dengan kendala gas lengket. Karena udah keburu jam kantor, saya pun meninggalkan bengkel dengan keadaan gas seadanya.

Ternyata starter hanya bertahan 2 hari, akhirnya pas pulang kampung saya minta bantu adik saya yang memang udah biasa ngutak-atik motor buat benerin starter dan gas. alamdulillah aman. tunggal nyari tali kopling yang lebuh panjang.

 photo 48f02412-1131-4ba5-84b7-7809d2a0d57d_zps2ge5wa0c.jpg

Kabel gas pindah jalur ke belakang fork

 photo 1115481a-dd92-4bde-a17c-398bfba4b165_zpsagu6nnk6.jpg

Lintas Khatulistiwa MTB ADVENTURE 2015

GOwes BAReng LINTAS KHATULISTIWA MTB Adventure  2015

MINGGU, 20 September 2015

dalam rangka

  • Perayaan Titik Kulminasi Matahari 23 September 2015
  • Menyonsong Penyelenggaraan Tour De Singkarak 2015

Start Point : Taman Museum Tuanku Imam Bonjol – Equator Bonjol, Kab. Pasaman

Contact Person :

KOMUNITAS SEPEDA PASAMAN (KSP)

YONDA 081261927600

Mc BOY 08116682499

Lintas Khatulistiwa MTB ADVENTURE2015 a photo MTB Pasaman 2015 1_zpsh5p78fn1.jpg

Rangkaian Acara Perayaan Titik Kulminasi Matahari

Lintas Khatulistiwa MTB ADVENTURE2015 ba photo MTB Pasaman 2015 2_zpstynrocdm.jpgNB : Bagi peserta datang lebih awal guna menikmati acara Panitia menyediakan Penginapan buat 100 peserta dan Area Camping “BikeCamp” di sekitaran Lokasi Start… Info lebih lanjut hubungi panitia pelaksana