Bike Hack – Chainstay Protektor Murmer Wah

chainstai_001 photo IMG_20170326_104415_zpsp4lkjdvt.jpg

Biasanya saat menemui track / jalan bergelombang di banyak sepeda, rantai akan banyak bersentuhan dengan Chainstay, dan ini jelas dapat merusak cat pada bagian chainstay tersebut. Ada beberapa frame sepeda sudah dilengkapi denga chainstay protector. Namun bagi frame yang tidak disertai chainstay protector, biasanya goweser akan memasang chainstay protector yang banyak dijual.

Model dan harga chainstay beragam. Dari segi model ada yang terbuat dari semacam bisa yang dijahit dengan pengikat velcro, ada pula yang terbuat dari karet, maupun plastik dengan clam tersendiri, yang berupa sticker pun ada.

Kali ini kita tidak akan membahas lebih detail mengenai aneka jenis chainstay tersebut, tetapi saya akan berbagi tips, bagaimana membuat chainstay yang murah namun terlihat cukup wah.

Dari sisi peralatan dibutuhkan cutter dan gunting. Sementara untuk bahan, siapkan selang timbangan yang biasa digunakan tukang bangunan sekitar 2 m dan juga kabel Ties warna ciamik 2-4biji.

Belah selang menggunakan cutter atau jika Anda merasa kesulitan silahkan gunakan gunting, usahakan lurus dan rapi. Lilitkan selang tersebut pada chainstay, untuk awal usahakan ujung selang terlilit sempurna.

chainstay_002 photo IMG_20170326_104303_zpsixnxtkds.jpg

Selanjutnya lilit secara spiral dengan pengaturan jarak sesuai selera, usahakan jarak konstan agar hasil terlihat rapi. Lilit sampai ujung chainstay lainnya, tentukan ujung pemasangan. Lalu gunting sisa selang.

chainstay_003 photo IMG_20170326_104451_zpsm4tsnllm.jpg

Usahakan ujung selang berada pada sisi ban dari frame. Kunci dengan kabel Ties. Gunakan 2 kabel Ties jika dirasa perlu. Rapikan sisa kabel Ties dengan memotongnya. chainstay_004 photo IMG_20170326_104350_zpsuw1hwrux.jpg

Kuat Nanjak Dengan Mega Range 7 Speed 14-34T

PhotobucketBuat yang punya sepeda dengan group set bawaan 3×7 speed tentu akan terasa berat ketika dihadapkan pada track nanjak, terlebih bagi mereka yang pemula, senang up-hill,  atauterpaksa up-hill :D, speed lebih tinggi tentu sudah menjadi kebutuhan. Setidaknya itu yang ada dipikiran.

Solusinya yang paling sering ditawarkan adalah ganti groupset dengan speed yang lebih tinggi, misal 3×9 speed atau bahkan 3×10 speed. Bagi goweser yang berkantong tebal, gonta ganti group set seperti itu tentu bukan persoalan yg berat, misalkan ganti ke Deore 10s atau SLX 10s mungkin masih enteng, tapi tentu ada yang merasakan mengganti groupset demikian terasa cukup memberatkan.

Perbedaan mendasar sebenarnya adalah jumlah teeth (mata gear) pada crank dan sprocket. Dalam gowes nanjak dibutuhkan crank dengan teeth paling sedikit dan sprocket dengan teeth terbanyak. Untuk saat ini jumlah teeth terbanyak pada  sprocket adalah 36 buah. Sprocket dengan 9 Speed biasanya memiliki 34 Teeth, ini sudah membantu saat nanjak.

Solusi paling praktis adalah dengan mengganti  srocket 7 speed bawaan pabrik (biasanya 28 teeth) dengan sprocket dengan mega range  dimana pada gear 1 (gear terbesar) memiliki 34 teth, atau sama dengan teth pada sprocket sepeda dengan 9 speed kebanyakan.

Semoga membantu, n buat master #CMIIW 😀

Outler EIGER dan REI kota Padang

EIGER

  • Plaza Andalas Pemuda
  • Toko Buku Gramedia Damar
  • Jl. S. Parman- Sekitaran BRI Ulak Karang
  • Simp. Labor – Air Tawar Barat
  • Sekitaran Pasar Siteba
  • Jembatan Purus Lama – Purus
  • Pasa Baru – Limau Manis
  • Ranata – Pondok

REI

  • Jl. S. Parman – Sekitaran BCA Ulak Karang
  • Jl.Gajah Mada Gunung Panggilun
  • Jl. Jhoni Anwar – Sekitaran Rel Lapai