Foto Objek Wisata Silokek Sijunjung

Silokek, mungkin sedikit terdengar asing bagi masyarakat Sumatera Barat secara umum. Silokek yang masuk dalam kawasan wisata MUSIDUGA (Muaro Sijunjung Durian Gadang) berjarak lebih kurang 15 Km dari ibukota kabupaten Sijunjung yakni kota Muaro Sijunjung. Muaro Sijunjung sendiri berada di arah tenggara Kota Padang sejauh lebih kurang 120km, untuk sampai ke kota ini membutuhkan waktu tempuh selama 3 jam perjalanan dengan menggunakan kendaraan roda 4.

Beberapa tahun belakangan Pemerintah kabupaten giat membenahi kawasan ini, terlihat dari pembangunan kembali gapura kawasan, pembuatan taman wisata di mulut goa ngalau cigak, dan masih banyak upaya-upaya lain yang dilaksanakan Pemda melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga. Salah satunya dengan publikasi di media sosial seperti Facebook melalui akun resmi dinas bernama Dinas Parpora Sijunjung. 

Berikut foto-foto keindahan kawasan wisata Silokek yang baru-baru ini diupload di akun Facebook Dinas Perpora Sijunjung

silokek_001 photo FB_IMG_1490459656538_zpsw3zbywz4.jpg

silokek_002 photo FB_IMG_1490459659128_zps0ueeavxr.jpg

silokek_003 photo FB_IMG_1490459663854_zpsujytuoor.jpg

silokek_004 photo FB_IMG_1490459666927_zpsn1fafkyc.jpg

silokek_005 photo FB_IMG_1490459669156_zpslcbfzgrt.jpg

silokek_006 photo FB_IMG_1490459671412_zpsqwnv7wsx.jpg

silokek_007 photo FB_IMG_1490459675257_zps6nmewo0u.jpg

silokek_008 photo FB_IMG_1490459677986_zps7pmvwsrm.jpg

silokek_009 photo FB_IMG_1490459680263_zpsqkefiq4y.jpg

silokek_010 photo FB_IMG_1490459682659_zpszqedd6uv.jpg

silokek_017 photo FB_IMG_1490459702374_zpsrqmcnegw.jpg

silokek_018 photo FB_IMG_1490459705751_zpskwvs7dqd.jpg

Analisa Harga Satuan Pekerjaan Lampiran PermenPUPR No. 28 Tahun 2016

Keluarnya PermenPUPR No. 28/PRT/M/2016 Tentang Pedoman Analisa Harga Satuan Pekerjaan Bidang Umum bertujuan untuk menyempurnakan analisa-analisa  yang sebelumnya biasa digunakan dalam penyusunan Rencana Anggaran Biaya atau RAB. Lampiran ini berisi 888 halaman yang terdiri dari : 

  • AHSP Sumber Daya Air (bendung, bangunan air, hidromekanika, terowongan air,bangunan sungai, jaringan irigasi, bangunan lepas pantai)
  • AHSP Bina Marga (jalan, jembatan, terowongan jalan, saluran tepi jalan, trotoar)
  • AHSP Cipta Karya (bangunan gedung, perumahan, infrstruktur kawasan pemukiman seperti instalasi pengolahan air (IPA) sistem perpipaan air minum)i

Silahkan DOWNLOAD <<< Google Drive

Membuat Halaman Ber-PASSWORD pada WordPress

Sama halnya dengan membuat page (halaman) wordpress baru, Pada sidebar pengelolaan wordpress anda, klik tombol “tambahkan” yg berada dikanan Halaman.

 photo hal 1_zpstrdoqkjz.jpg

Selanjutnya setelah judul halaman beserta isi dibuat, lakukan pengaturan visibilitas halaman ini dengan klik kanan di kananatas (gambar mata)

 photo hal 2_zpsxbq8dxpa.jpg

Pilih visibilitas halaman dengan “dilindungi Kata Sandi” kemudian isikan password halaman ini. Maka halaman siap “terbitkan” dengan proteksi pasword. Halaman hanya bisa diakses oleh pihak-pihak yang memiliki passwor tersebut.

 photo hal 3_zpscpvjodrz.jpg

Posisi Shifter, RD dan FD saat Sepeda tidak Digunakan

Dulu setiap loading sepeda waktu akan gowes luar kota selalu dibilangin untuk posisikan rantai di gear terkecil.Gambar

Ternyata logikanya Saat memarkir sepeda, untuk waktu yang lama ataupun hanya sebentar, saya mempunyai kebiasaan tersendiri. Posisi front derailleur (FD) maupun rear derailleur (RD) selalu berada di posisi tanpa tarikan kabel shifter. Maksudnya FD berada diposisi gigi 1 atau chainring terkecil dari crank set. RD berada di posisi gigi terberat (diposisi sprocket dengan jumlah gigi paling sedikit) untuk RD tipe biasa (top normal). Sedangkan untuk RD dengan tipe rapid rise (low normal) saya posisikan pada gigi 1 atau posisi sprocket dengan jumlah gigi terbanyak.

Alasannya sih sederhana, demi menjaga kekerasan/kelenturan per pada FD & RD.

Saat FD berada di gigi 2 misalnya, FD bergerak ke gigi 2 karena ada tarikan kabel shifter. Untuk kembali ke posisi gigi 1, FD digerakkan oleh per setelah tarikan kabel shifter tidak ada/ berkurang. Nah bila per ditarik terus-menerus tentu lama-kelamaan akan berkurang kelenturannya atau bahkan yang lebih ekstrim per tersebut sampai pada titik jenuh dan akhirnya patah. Silahkan buktikan pada per ballpoint, walaupun pastinya bahan yang digunakan untuk membuat per FD & RD sangat jauh berbeda.

Itulah dasar pemikiran mengapa saat memarkir sepeda saya selalu menghilangkan tarikan kabel pada FD & RD (kecuali lagi lupa). Hal kecil yang sederhana, tapi membantu menjaga fungsi FD & RD.

Stang Fatbar di Old Vixion

Akhirnya OVI saya make stang fatbar juga  🙂

dah lama pengen ganti stang OVI ke stang fatbat, malah terealisasi setelah insiden nyengol “ninin” merah yang muter-muter gak jelas di pasar pagi jl. S. Parman – Kota Padang. Tepatnya pas saya pikir ninin tersebut searah dengan saya ke ulak karang, jadi saya berniat mendahului, tiba-tiba tanpa sein ninin tersebut belok kanan menuju jl. Khatib Sulaiman, ban depan IVO nyenggol ban belakang itu nini dan terbawa kekanan, nininnya kabur, saya n motor jatuh ke kiri. Alhasil stang bengkok, bodi kiri belakang gores karena ngesot di aspal, tuas kopling cuil ujungnya, visor gores dikit plus braketnya bengkok.

Alhamdulillah sedikit luka di telapak tangan dan pegel-pegel aja di bahu kiri. Itulah, sudah hati-hatipun kita, masih bisa celaka, apalagi ugal.

Besoknya istirahat ngantor sehari. Lusanya nebus stang fatbat Amazone seharga Rp. 250.000,- (terpasang) di toko aksesories motor kawasan Siteba. Mekanik sempat kewalahan pas masang kanan, starter g mau idup soalnya.

Setelah beberapa menit akhirnya rampung, tapi masih dengan kendala gas lengket. Karena udah keburu jam kantor, saya pun meninggalkan bengkel dengan keadaan gas seadanya.

Ternyata starter hanya bertahan 2 hari, akhirnya pas pulang kampung saya minta bantu adik saya yang memang udah biasa ngutak-atik motor buat benerin starter dan gas. alamdulillah aman. tunggal nyari tali kopling yang lebuh panjang.

 photo 48f02412-1131-4ba5-84b7-7809d2a0d57d_zps2ge5wa0c.jpg

Kabel gas pindah jalur ke belakang fork

 photo 1115481a-dd92-4bde-a17c-398bfba4b165_zpsagu6nnk6.jpg

Contoh Rangka Atap Kuda-kuda Baja Ringan Model Perisai dengan Singok

Berikut Contoh Rangka Atap Kuda-kuda Baja Ringan Bangunan Sekolah dengan Model Atap Perisai dan Menggunakan Singok. Untuk Penutup Atap Sendiri pada gambbar ini menggunakan Atap Genteng Metal.

DENAH RENCANA RANGKA & KAP ATAP

 photo Rangka Atap Singok-1 Denah_zps5rreebul.png

POTONGAN MEMANJANG

 photo Rangka Atap Singok-3 Potongan Memanjang_zpsiy0u1ed9.png

POTONGAN MELINTANG

Baca lebih lanjut