Contoh Gambar Detail Pondasi Plat Setempat Beton Bertulang AutoCAD

Gambar detail memiliki peran penting dalam gambar konstruksi, gambar detail bertujuan memberikan pejelasan lebih rinci terhadap suatu konstruksi. Berikut contoh gambar detail pondasi plat setempat / tapak beton bertulang.

Image and video hosting by TinyPic

Detail Pondasi Plat Setempat / Tapak Beton Bertulang

Dalam pembuatan gambar detail pondasi plat beton bertulang, perlu merujuk pada dokumen analisis struktur yang dibuat oleh ahli struktur.

Image and video hosting by TinyPic

Potongan Detail Pondasi Plat Setempat/Tapak Beton Bertulang

Image and video hosting by TinyPic

Perlu juga untuk menyertakan Detail kolom Pondasi dan Sloof terkait gambar pondasi ini.

Image and video hosting by TinyPic

Download File CAD disini >> GoogleDrive

Iklan

Cara Download Video dari Facebook

Video sekarang begitu banyak bertebaran di dunia maya, bahkan di sosial media itu menjadi hal yang tidak terpisahkan, saat berselancar disosial media seringkali kita menemui video yang diupload maupun disharing teman sosial media. Entah karna itu video menarik ataupun lucu timbul keinginan untuk menyimpan video tersebut di harddisk gadjed kita. Nah berikut cara download video yang diupload teman facebook :

Klik/fullscreen video yang ingin di download

perhatikan alamat link video tersebut (tanda orange)
Image and video hosting by TinyPic

rubah menjadi m.facebook.com/xxxxxxx enter
Image and video hosting by TinyPic

Opsi di kanan >> Simpan Video
Image and video hosting by TinyPic

Video akan tersimpan di harddisk anda.

FEDERAL RANAH MINANG BIKECAMP NOVEMBER INI

Ayo SEMUA SEPEDA DIUNDANG nih

11-12 November 2017

GREENVIEW LAWANG

Perlengkapan : Tenda, Alat Masak, Makanan. Pastikan om&nte bawa sepeda

Info :

  • Bukittinggi
    • Zaliyus Feri   0853 7423 8684
    • H. Alfi             0813 6337 2273
  • Payakumbuh
    • Bunda Ranti  0812 6694 771
  • Padang
    • Umbara           0812 6707 9790

Image and video hosting by TinyPic

Baca lebih lanjut

Cara Praktis Mengghitung Luas Atap

Bagaimana Cara Peraktis Menghitung Luas Atap dengan Data yang diketahui hanya ukuran bangunan, overstek, dan sudut kemiringan atapnya? sementara gambar tidak ada. Berikut pembahasannya.

Contoh :

  • Bangunan berukuran                          = 5×7 M’
  • Overstek (kelebihan atap keliling)    = 1 M’
  • Sudut kemiringan konstruksi atap   = 30°
  • Konstruksi Atap Perisai

Koefisien Pengali Luas Atap dari Bidang Datar

Kemiringan Atap              Koefisien (1/cosα)

  • 10°                                          1,0154
  • 15°                                          1,0353
  • 20°                                          1,0642
  • 30°                                          1,1547
  • 45°                                          1,4142

Maka Luas Atap dapat dihitung dengan

Pajang Atap = panjang bangunan + 2*overstek = 7 + (2*1) = 9 M’

Lebar Atap   = lebar bangunan + 2*overstek      = 5 + (2*1) = 7 M”

Maka Luas Atap (A) = p Atap x l Atap x Koefisien 30°

                                     = 7 x 9 x 1,1547

                                     = 72,74 M2 Baca lebih lanjut

Tutup Bak Oli (Oil Drain) Old Vixion

Mungkin ada yang pernah mengalami baut tutup bak oli (oil drain) vixionnya dol, entah itu karena menggunakan kunci yang sudah aus atau saat penguncian terlalu kekencengan sehinggan saat membuka menjadi keras dan baut hampir membulat.

Tutup ini dapat ditebus dealer resmi Yamaha dengan harga Rp. 35.000,-
Image and video hosting by TinyPic

RAB – Menghitung Volume Pondasi Batu Kali

Volume Aanstampang Batu Kali

Kita akan mengambil contoh dari gambar pada

Misalkan Sebuah Pos Jaga Berukuran 2,00 x 3,00 m

Maka perlu kita ketahui terlebih dahulu Panjang seluruh pasangan Pondasi

Panjang (p) Pondasi = Keliling Bangunan Pos Jaga = 2.p + 2.l = 2×3,00 + 2×2,00 = 6,00+4,00 = 10,00 m’

Seperti Biasa, dalam perhitungan volume bekerjaan diurutkan berdasar urutan pekerjaan, maka terleih dahulu kita hitung volume galian

A. Pekerjaan Galian Tanah dan Pondasi

  1. Galian Tanah Dangkal            = p x l x t = 10,00 x 0,90 x 0,90 = 8,10 M3 
  2. Pas. Aanstampang Batu Kali = p x l x t = 10,00 x 0,90 x 0,20 = 1,80 M3
  3. Pas. Pondasi Batu Kali            = p x ((la+lb)/2) x t = 15,00 x (0,30 + 0,70)/2 x 0,70 = 3,50 M3
  • Keterangan
  • p = panjang
  • l = lebar
  • la = lebar atas pondasi
  • lb = lebar bawah pondasi
  • t = tinggi